Fakta Tentang Cinta Menurut Pandangan Islam

Tidak ada seorang pun di dunia ini yang bisa terlepas dari perasaan cinta. Pada hakikatnya, setiap manusia pasti ingin dicintai dan mencintai. Ya, hal tersebut sangatlah wajar. Sebab cinta adalah fitrah alami yang dimiliki manusia. Tanpa adanya cinta, kehidupan pasti terasa sepi dan memilukan.
Meski demikian, cinta yang hadir dalam jiwa juga harus dilandasi dengan iman dan takwa. Ketika seseorang mencintai tanpa mengenal agama, maka cintanya akan berubah menjadi cinta buta yang hanya didasari oleh nafsu semata. Dan pada akhirnya rasa itu akan menjerumuskannya ke dalam perbuatan zina. Maka dari itu, sebagai umat muslim, sudah seharusnya kita memahami makna cinta menurut islam agar Kita bisa terhindar dari dosa. Nah, dibawah ini 10 fakta tentang cinta dalam padangan islam yang harus Kamu ketahui. Simak yuk!

1. Cinta Hakiki Hanyalah Kepada Sang Pencipta

Cinta kepada manusia seringkali membuat Kita patah hati, kecewa, dan sedih. Cinta kepada manusia sifatnya hanya sementara, tidak abadi. Suatu saat, pasti Kita berpisah dengan apa-apa yang Kita cintai di dunia. Namun berbeda dengan cinta kepada Allah SWT.
Mencintai Allah tidak akan membuat kita kecewa. Allah Tidak pernah meninggalkan hamba-hamba-Nya. Cinta Kita kepada Allah akan kekal hingga kita meninggal kelak, bahkan akan abadi sampai kehidupan di syurga. Maka dari itu, Kita harus mencintai Allah melebihi rasa cinta kepada makhluk-makhlukNya. Sebab Dialah Sang Pencipta yang telah menciptakan alam semesta dan memberikan Kita Kehidupan.


2. Cinta Kepada Para Rasulullah SAW

Mencintai Allah berarti juga harus mencintai Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam. Nabi Muhammad SAW adalah kekasih Allah yang diutus sebagai suri tauladan bagi umat islam. Maka dari itu, Kita juga perlu mencintai Beliau, meskipun diri kita tak sempat bertemu dengannya.
Lalu bagaimana cara mewujudkan cinta kepada Rasulullah? Yakni dengan memperbanyak bersolawat menyebut namanya dan menjalakan sunnah-sunnahnya. Barang siapa yang sering bersolawat kepada Baginda Rasul selagi dia hidup di dunia, maka kelak ia akan memperoleh syafaat Beliau di hari kiamat.

3. Mencintai Alam, Binatang dan Tumbuh-tumbuhan

Islam adalah agama yang sempurna. Tidak hanya mengajarkan Kita untuk mencintai manusia, tetapi kita juga diperintahkan menyayangi binatang dan tumbuhan, serta menjaga kelestarian alam.
Islam membenci orang-orang yang merusak alam, menebangi pohon secara brutal, ataupun menyiksa binatang. Pada dasarnya, manusia membutuhkan alam untuk hidup, binatang dan tumbuhan sebagai sumber makanan. Maka dari itu, Kita harus menjaga dan menghormati mereka sebab binatang dan tumbuhan juga sama-sama makhluk Allah SWT.

4. Saling Mencintai Sesama Manusia

Cinta menurut islam yang selanjutnya adalah saling menyayangi antar manusia. Tanpa memandang rupa, ras, warna kulit, ataupun kedudukan. Kita diajarkan untuk saling mengenal, saling menghormati, tolong-menolong, dan menjaga silaturahmi terhadap sesama. Dengan demikian, kedamaian di dunia pasti akan terwujud.
Sebagaimana firman-Nya dalam surat Al-Hujurat ayat 13,
“Wahai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu sekalian dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan menjadikan kamu sekalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu sekalian saling mengenal..”

5. Pacaran, Wujud Cinta yang Keliru

Telah dijelaskan secara tegas dalam Al-Quran bahwa Allah melarang manusia untuk melakukan perbuatan zina. Bahkan mendekati zina pun juga tidak boleh.
“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang jelek” (Q.S Al Isra: 32).
Berpacaran adalah salah satu perbuatan yang dianggap mendekati zina. Ketika seorang wanita berpegang tangan dengan laki-laki yang bukan muhrimnya, hal ini tentu menimbulkan dosa. Apalagi jika mereka sampai berpelukan, berciuman, ataupun melakukan hubungan seksual, sungguh perbuatan tersebut dilarang oleh Allah SWT.

6. Cinta Dalam Diam Lebih Mulia

Terkadang kita memang tidak bisa mengontrol perasaan cinta. Di kala cinta hadir dalam jiwa, mendadak diri kita seakan menjadi lemah dan pikiran selalu diliputi oleh bayang-bayang wajahnya. Lalu apa yang harus kita lakukan jika hal ini terjadi?
Ingat ya, tidak ada istilah pacaran dalam islam! Apabila Kamu mencintai seseorang, maka berdoalah kepada Tuhan. Mintalah petunjuk kepada-Nya, apakah dia memang jodohmu atau bukan. Allah akan memberikan yang terbaik untukmu. Percayalah, serambi terus memperbaiki diri. Karena sesungguhnya, cinta dalam diam itu lebih mulia dibandingkan kamu mengobral perasaan kepada seseorang yang bukan muhrim.

7. Cinta Sejati Adalah Sebuah Pernikahan

Cinta menurut islam bukanlah sekedar ucapan “I Love You” semata, bukan juga membelikan bunga ataupun coklat. Cinta sejati menurut islam adalah sebuah pernikahan. Laki-laki yang berani menikahimu, berarti dia menghormatimu. Dia menjadikanmu sebagai kekasih halalnya. Tak sekedar mengajakmu bersenang-senang tanpa kepastian.
Dalam islam, menikah adalah ibadah. Dalam hubungan pernikahan, ketika suami mencium istrinya maka baginya sebuah pahala. Memegang tangan, merayu, memeluk, semua itu akan bernilai pahala. Indah, bukan?

8. Istikharah Untuk Memantapkan Cinta

Sebelum memutuskan menikah, islam mengajarkan Kita untuk melakukan shalat istikharah terlebih dahulu. Shalat ini bertujuan memantapkan hati dan meminta petunjuk dari Allah SWT, apakah ia pilihan yang benar ataukah salah. Salat istikharah dilakukan di sepertiga malam terakhir dan jumlahnya hanya 2 rakaat.
Shalat Istikaharah boleh dilakukan sekali, dua kali, tiga kali, atau bahkan sampai tujuh kali. Nantinya Allah SWT akan memberikan Kita petunjuk, entah itu lewat mimpi, tanda-tanda lain, ataupun hati yang menjadi lebih mantap.

9. Jangan Melupakan Cinta Kepada Ibu

Betapa islam sangat memuliakan kedudukan seorang ibu. Sampai-sampai dikatakan dalam sebuah hadist bahwa “surga itu berada di telapak kaki ibu”. Oleh sebab itu, sebagai seorang anak Kita wajib berbakti dan mencintai ibu hingga akhir hayatnya. Sedikit saja Kita melukai hatinya, Maka Allah juga akan ikut murka kepada Kita.
Ingatlah, ibu adalah sosok yang mengandung Kita selama 9 bulan. Melahirkan dengan mempertaruhkan nyawanya, menyapih dan merawat Kita hingga tumbuh dewasa. Maka dari itu, cintailah ibumu dengan setulus hati.

10. Cinta Kepada Anak

Anak adalah kado teristimewa dari Allah kepada pasangan suami istri. Oleh karena itu, sudah sepatutnya orang tua menjaga dan mendidiknya dengan baik. Termasuk memenuhi segala kebutuhannya. Namun ingat, jangan terlalu memanjakan anak. Seorang anak yang terlalu dimanjakan, maka ia akan cenderung tumbuh menjadi sosok yang angkuh dan pemalas.
Sumber::

Kami juga memiliki laman website yang menjelaskan mengenai produk kami. Smart Techno memproduksi jamdigital masjid dengan berbagai macam type. Jam digital masjid tangerang produk kami bergaransi 1 tahun dan akurasi 100 tahun. Produk kami juga terseia di toko online Bukalapak, Tokopedia, dan OLX. Untuk info lebih lanjut lagi kunjungi website kami di www.jadwaldigital.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menahan Cinta Dalam Islam

Dalil Mengenai Cinta Dalam Islam